MOTOR VS MOBIL

Melihat e-mail seperti ini di sebarkan kemana-mana,
Kalo ada yang terima e-mail yang seperti ini,
Saya ada tanggapan sedikit..dapet dari milis juga…
menghindari makin besarnya gesekan antara pengguna jalan…
mohon maaf sebelumnya…

FYI
=================================================
Balada Pengendara Roda Dua

Bapak2, ibu2 yth, Sebelumnya saya mohon maaf bila tulisan berikut kurang berkenan. Kami hanyalah ingin meminta maaf kepada bapak ? ibu pengguna roda empat mengenai perilaku kami di jalan raya. Sungguh, kami tidak memiliki maksud untuk ‘mengganggu’ kenyamanan anda. Bila kami terlihat suka nyerobot kekanan atau kekiri, itu hanyalah karena kami merasa kepanasan. Ini tentunya akibat jaket, helm, sarung tangan, masker, yang kami gunakan di siang bolong.

Tentunya rasa kepanasan ini tdk anda rasakan, karena dinginnya hembusan AC yang keluar dari kisi kisi dashboard mobil anda.

-secara gak semua mobil AC nya dingin, AC = Air conditioning = Pengkondisi Udara = Udara = Panas/Dingin …hehehe-

Sedangkan kami hanya mengandalkan kisi kisi ujung jaket, ataupun bagian bawah helm, he he he.

-Kalo ane emang udah resiko, ya, buka helm bagian depan biar adem, tanpa harus iri kepada yang ber AC dingin-

Bila anda melihat kami mendaki trotoar, ataupun mengambil jalur kanan yang berlawanan, itupun bukan karena kami sok jago. Tapi kami hanya mencari alternatif jalur, sebab seluruh badan jalan tertutup oleh MPV ataupun SUV bapak ?ibu.

- Safety Riding tidak mengajarkan untuk melanggar aturan lalu lintas, apapun itu sudah resiko kita pengendara roda dua-

Rasanya kami nggak kuat jika harus menunggu dibelakang knalpot anda, yg belum tentu bebas emisi (maaf ya).

-Kalo SUV atau MPV rata2 sudah memenuhi syarat Euro2, sama kaya thunder versi terakhir, jadi gak perlu takut banyak racun di knalpot-

Belum lagi kami takut di PHK, hanya karena telat masuk kerja. Tentunya khusus hal ini, sebagian dari anda tidak perlu absen kan?, kalo masuk kerja?
Sebab kalo sebagian besar dari kami, harus pak-buu… Minimal dipotong uang transport, hiks!! Belum lagi, kami suka malu bila harus melewati resepsionis nan cantik yang menutup hidung kecil mereka, karena mereka mencium aroma knalpot dan ‘bau matahari’ dari jaket lusuh kami. Walau deodorant 5 ribuan telah kami semprot, tentu tidak sebanding dg parfum mobil anda yg 50 ribuan plus sejuknya AC mobil anda.

-Wah bro, image ini yang musti di hapuskan, egak semua pengendara mobil itu orang kaya, dan gak semua pengendara mobil itu sama, semua manusia punya tipikal psikologi masing2, secara gue dulu juga harus di potong kalo egak masuk kantor atau telat…inget..EGAK SEMUA YANG PAKE MOBIL ORANG KAYA DAN EGAK SEMUA PENGENDARA MOTOR ORANG MISKIN!! hapuskan image ini..egak semua orang kaya itu ugal2an dan bukan berarti kalo udah miskin harus ikut2an sifat seperti itu-

Kami sadar kok, kami jg suka keterlaluan. Tapi kami juga gak pernah memprotes roda empat.

-hmmmm….ini dsebutnya apa??-

Kami cukup tau diri kok, dengan pajak yg super murah kami, sehingga kami harus rela mengalah bila berbicara tentang parkir.

-wah yang ini gue setuju bro..parkiran motor dijakarta emang super gak layak..-

Kami cukup puas dengan areal 150 x 50 cm sebagai tempat parkir kami. Tentu berbeda dengan areal parkir bapak-ibu. Memang sih,tarif parkirnya aja beda J.

- kalo bawa thunder full spec (hehehe) pastinya gak cukup tuh segitu…kalo ada bro di milis ini bilang..motor kita bisa di klasifikasikan motor besar..duh senangnyaa….hehehe…-

Hmmm, kami juga gak pernah protes kok, terhadap roda empat yang telah oleh pemerintah di-anak emaskan.

-kata siapaaa?? semua pengguna jalan dirugikan sama pemerintah koq..buktinya kita punya sarana dan prasarana yang minim banget…-

Jalan tol trilyunan rupiah telah dibangun, di atas gusuran tanah dan rumah kami. Kami harus putar otak mencari tempat tinggal bagi anak dan keluarga, hanya demi bapak-ibu bisa cepat sampai tamasya ke ancol ataupun taman safari.

-kan sering turing jalan2 juga klub motor-

Ngomong2 tentang tamasya. Memang sih, mungkin anda sering melihat kami berboncengan 3 atau 4 dengan putra putri kami pergi ke dufan. Tapi kami gak yakin, apakah anda melihat kami, memijit tangan, kaki dan bahu mereka yang kecil ditempat parkir. Ini karena cara duduk mereka yg sedikit berakrobat di atas motor kami. Tentunya berbeda dengan lucunya putra-putri anda yang asyik bermain game di dalam mobil, atau tidur pulas di jok belakang.

-bro…kalo emang sayang sama anak sih..egak bakalan ambil keputusan untuk “nyumpellin 2 atau 3 anak di dalem satu motor, kalo kenapa2 gmana, kalo orang tuanya sih sebodo amat..nah anak2 kecil ini?gua juga suka prihatin..tapi bukan berarti tidak ada pilihan…-

Kami juga gak keki kok, dengan senyum kecil bapak-ibu, bila melihat kami panik saat hujan turun.

-secara selama ini, gue kalo lagi naek mobil, gak pernah tuh se sinis itu…hanya orang2 berhati kerdil yang melakukan itu..dan itu juga bukan hanya pengendara mobil..masih banyak pengguna jalan yang belum disebutkan-

Dimana kami harus buru-buru, loncat dari motor, buka jok motor, copot sepatu, dan mengenakan jas hujan. Terkadang kami membayangkan, bila kami ada di posisi anda. Mau gerimis kek, mau hujan gede kek, bodo’ amat, cukup putar tuas kecil disamping stir, maka wiper kaca akan bekerja lembut membersihkan air di kaca depan & belakang. Aaaah enaknyaa di mobil.

-itu kalo wipernya bener..kalo AC nya idup..tapi kalo egak..sama koq bro..gitu juga..kalo ente bilang ini secara global yah..”MOBIL”..karena banyak sekali variannya-

Kami juga gak protes kok, bila mungkin bapak-ibu yang terbiasa menginstruksikan lembur kepada kami. kami cukup mengerti bila anda tidak pernah membayangkan, betapa dinginnya pulang kerja di malam hari dengan motor. Kami cuma berharap, bahwa petuah orang tua, yang mengatakan, kalo kena angin malam bisa kena paru-paru basah, adalah isapan jempol semata. Amit-amiiiit.

-Sekali lagi..egak semua pengendara mobil itu BOS, dan tidak semua BOS itu mempunyai hati sehina itu-

Kami juga gak protes kok, bila jari jemari anda menjentikkan abu rokoknya lewat jendela, sehingga mengenai jaket kami. Ataupun celana kami harus ‘menerima’ sampah, yang anda buang lewat jendela. Mungkin kami dengan jaket hitamnya, tampak seperti tong sampah kali yeee. Hi hi hi..Mohon maaf juga bila, kami harus terlihat melotot di depan anda. Hmm sungguh, itu gak sengaja kok, ;). Sebab selama naik motor, mata kami harus dipicingkan agar tidak kena debu. Naaah begitu berhenti, secara refleks mata kami terbuka lebar, seperti melotot, he he he. Maaf ya pak-bu. Peace !!!

-Wah bro…secara gue sering banget yang namanya kena debu dari pengedara motor yang ngerokok sambil bawa motor..kalo gini..apa namanya bro? orang kaya gak tau diri juga?-

Memang siiih, kami sering bikin masalah di jalan raya, tapi setidaknya, kaum kami belum pernah punya kesempatan bikin masalah buat negara ini. (Jadi gak enak nerusinnya)

- tergantung dari rider nya bro..kalo emang yang ber etiket sih..bakalan jarang buat masalah di jalanan-
Memang siiih, rata rata dari kami tidak berpendidikan. Walau beberapa rekan kami masih setia berprofesi pengojek untuk mengantar kaum berpendidikan nan terhormat ke tujuan, bila mereka diburu waktu atau hampir terlambat.
Memang siih, rata-rata dari kami gak memiliki tata krama. Karena kami gak punya cukup uang untuk belajar di tempat kursus kepribadian ataupun pelatihan image development. (SD aja DO ? hiks!).

- Terus..mau terus berada di lembah kebodohan tanpa berusaha? masih banyak ilmu yang bisa di dapat secara gratis di lapangan koq, bro..-

Tapi setidaknya, kami cukup tau diri kok, untuk tetap menganggukan kepala kepada bapak-ibu duluan plus senyum manis, bila kami bertemu anda di koridor kantor. Ataupun menjauh dari bapak-ibu yang sedang bercengkrama di lobi menunggu lift, karena celana dan sepatu kami tampak kotor terciprat air jalanan akibat sedan mewah anda menyalip kami.

-emangnya cuman sedan mewah yang tukang nyipratin orang..secara gue sering banget di cipratin ama motor ngebut gak pugulagu..-

Namun kami cukup terhibur kok, bila kami dapat mendengar sayup sayup lagu kesukaan kami, saat kita bersanding manis di lampu merah. Hilang rasa penat bahu dan pinggang kami, bila dentuman sound system anda membagi lagunya lewat kisi kisi jendela. He he he, pernah gak anda melihat kami juga terkadang mengangguk-anggukan kepala mengikuti lagu anda, walo Cuma 10-20 detik. Jadi malu…

-Bro..tapi sekarang banyak bikers yang pake IPod koq kalo lagi di jalan..hehehe-

Namun kami cukup terhibur kok, dengan sigapnya pak presiden menaiki motor roda dua untuk meresmikan balapan mobil, hiks. Walau kami tau persis, itu hanya gara gara terlalu banyak roda empat yang membuat jalan tol menjadi padat. Sehingga pihak protokoler takut pak Presiden datang telat. Padahal mesin dan knalpot mobil balap dari negara asing, udah gak sabar buat melesat, hanya untuk bisa dibilang sebagai yang tercepat, dan rebutan trophy segede knalpot motor untuk mereka angkat. What an ironic…

-waduh..dah politik nih…-

Namun, kami cukup terhibur juga kok, dengan iklan di TV. Dimana banyak artis nan ganteng dan cantik, artis senior maupun junior, politikus, budayawan, berebut mengiklankan motor untuk kami. Walau kami tau persis, gak mungkin mereka pergi shooting atau menghadiri gala dinner dengan motor. Sebab kami tau persis, mereka gak pernah direpotkan oleh naik dan turun dari mobil, karena supir nan setia, membukakan pintu belakang bagi mereka.

-pernah denger artis yang meninggal karena bawa motor?atau tau dari mana artis2 atau mereka yang disebutkan itu gak pernah bawa motor selama aktivitasnya?-

Yaahhh, kami gak bermaksud membela diri siih. Kami cuma mau sharing aja kok, kepada anda pengendara mobil roda empat, bahwa rasa sebel, muak, benci anda terhadap kami, sudah kami bayar kok dengan kondisi di atas. Tuhan Maha Adil kan?
Dari M3- Motor memang moooy!!!

-Yang pada intinya..wacana dapat disimpulkan adalah untuk wacana kesenjangan sosial..bukan perselisihan antara pengendara motor dan mobil-

Ayo dong..
kita bangun bareng2 toleransi antar pengguna jalan dengan lebih arif dan bijaksana…
bukan berarti kita harus menjadi oknum2 pengendara2 yang merusak citra kedua jenis kendaraan itu…lewat komunitas2 seperti ini lah kita bisa bangkit..kalo bicara Negara..ya kita yang benahin warga negara kita menjadi orang yang lebih santun…

Gue sadar…naek motor emosi nya beda dengan naik mobil.
tapi alangkah indah nya, suatu permasalahan bisa dilihat dari 2 belah sisi…
karena, dari hal yang mendasar saja…
perspektif pengendara motor dengan pengendara mobil akan jauh sekali berbeda…
dan dari situ lah dimulai semua perselisihan ini…

Sekali lagi..
ane minta maaf bila jawaban ini bersifat offensive..
soalnya..udah cukup lah..dan wacana2 seperti ini di hentikan..kita mulai dari diri kita sendiri..
soalnya malah memperkeruh suasana pada akhirnya…

Maaf sekali lagi…

Rio Octaviano
pengguna/pengendara dari 2 jenis kendaraan tersebut.

* Lajur Sebelah Kanan Untuk Kendaraan Lebih Cepat - Patuhi Peraturan Lalu Lintas*

- Keep The Safety Driving and Safety Riding –

- BE SMART !! -

__,_._,___

Leave a Reply